Anne & Eka

Anne Avantie dan Emak Gurita

 

Tanggal 6 Juni 2015 adalah tanggal penting buat kampus MBA-ITB karena berhasil mengundang Bunda Anne Avantie datang dan memberikan banyak inspirasi untuk hidup dan bisnis. Hari itu diadakan CCE Night ke-2 yang diselenggarakan oleh mahasiswa MBA-CCE ITB dengan isi acara yang berbobot dan salah satunya adalah berbagi ilmu (seminar) yang mengundang Anne Avantie, sang perancang ternama, sebagai pembicara.

Bunda Anne tidak hanya berbicara tentang bisnis, tapi juga banyak membocorkan kejadian-kejadian dalam hidupnya. Mau tau apa yang diceritakan beliau? Yuk kita simak!

Banyak kegagalan dalam hidup seorang Anne Avantie. Pernah gagal dalam sekolah, pernah gagal dalam rumah tangga, dan gagal-gagal lainnya. Akibat banyak pengalaman tersebut, saat mendapat banyak kesempatan untuk berbuat baik, beliau tidak ingin menyia-nyiakannya, walau diakuinya juga kadang berat untuk melakukan hal itu. Contohnya adalah saat datang dari tempat tinggalnya di Semarang ke kampus ITB di Bandung dan bersedia memberikan waktunya untuk berbagi ilmu. Padahal di saat yang sama bisa saja beliau memilih untuk menemui konsumen yang sudah menanti di Jakarta dan pasti menghasilkan materi yang cukup besar.

Anne Avantie memang berbeda. Banyak sekali fakta unik dan menarik tentangnya. Beliau tidak malu atau sungkan berbagi cerita kepada orang-orang yang mendengarkan pada saat itu.

Tahu ngga, Bunda Anne mengaku sangat gaptek dan tidak bisa mengoperasikan komputer, iPad, atau laptop yang panahnya bisa lari-lari, katanya. Beliau juga sempat berpesan, jangan pernah misscall dirinya karena dia tidak akan tahu bagaimana cara menjawab misscalled itu. Beliau juga pernah mematikan komputer dengan cara langsung mencabut kabel dari colokan listrik lho! Hanya facebook saja yang langsung beliau ketik sendiri. Tapi untuk menjawab komentar di FB sepertinya masih agak bingung juga 🙂

Rahasia lainnya adalah Anne Avantie ternyata hanya lulusan SMP. Bahasa Inggris nyaris tidak bisa, cuma bisa Yes, No, dan I love you. Menurut Anne, TALENTA-lah yang menyelamatkan hidupnya dan bukan sekolah. Inspirasi buat siapa saja yang putus sekolah nih, jangan putus asa 🙂

Saat masih di bangku sekolah, Anne pernah mencari uang dengan cara membuat “tato” ke teman-temannya memakai pena rotring. Walau sekolahnya tidak tinggi, bakat bisnisnya sudah terlihat ya?

Selain itu, ternyata sebagai desainer kebaya terkenal, Anne Avantie sangat tidak betah pake kebaya. Beliau mengaku tidak bisa menggambar, pecah pola, menjahit, dan pekerjaan lain yang ada kaitannya dengan rancangan busana. Aneh kan? Tapi justru orang-orang dibayar oleh Anne untuk membantu hal-hal yang disebabkan “kebodohan” beliau. Bikin senyam-senyum deh diceritain kepolosan Bunda Anne ini.

Saat ini, 25 tahun sudah Anne Avantie berkarya. Sebagai brand, Anne Avantie booming sejak 10 tahun lalu, saat usahanya masih berumur 15 tahun. Hal itu ternyata disebabkan sebuah “kecelakaan”. Timnya melakukan kesalahan potong pola sehingga kebayanya menjadi asimetris alias tidak sama antara kiri dan kanan. Tanpa bisa diduga sebelumnya, ternyata kebaya model begitu sangat menghentak dunia fashion Indonesia. Karyanya menjadi fenomenal, banyak dikritik dan dipuji sehingga akhirnya mengangkat nama Anne Avantie. Luar biasa ya!

Anne Avantie selalu menyebut setiap karyanya dengan sebutan “Master Piece”. Saat karyanya dipajang dan ada orang yang menaksirnya, selalu dikatakan, “Ini master piece saya, mohon maaf tidak dijual”. Makin bertahan untuk tidak menjual karyanya ternyata membuat calon konsumen makin penasaran. Dengan segala rayuan, konsumen yang sudah sangat kepincut akhirnya rela mengeluarkan uang berapapun asalkan Anne bersedia menjual karyanya. Wah, bener-bener unik!

Sebagai seorang perancang yang karyanya lagi hits, pasti banyak yang meniru dan mengekor. Tapi seorang Anne Avantie tidak pernah takut akan hal tersebut karena menurutnya, pengekor itu tidak akan pernah berada di depan alias selalu di belakang. Untuk itulah hingga saat ini Anne Avantie tidak pernah membuat paten untuk merknya.

Untuk membenahi brand, tipsnya adalah mulailah dari membenahi diri sendiri. Di situlah modal sebuah produk menjadi mahal atau murah. Contohnya kebaya. Dengan modal hanya beberapa juta hingga belasan juta, ada konsumen yang bersedia membeli seharga ratusan juta. Berarti HARGA DIRI pemilik brand itulah yang dihargai orang sedemikian tinggi.

Bunda Anne menitipkan pesan-pesan, terutama untuk perempuan. Pesan tersebut antara lain:

1. Perempuan harus mandiri dan punya karakter, katanya. Kesuksesan juga merupakan sebuah karakter.

2. Kesalahan dan kekalahan itu penting karena akhirnya kita jadi tahu BENAR itu apa. Kegagalan tidak usah dicari penyebabnya karena orang lain atau gara-gara si A atau si B. Kalau diri kita sudah benar ya tidak akan gagal dan akan benar.

3. Memulai perjalanan bisnis jangan ingin langsung besar. Nanti kita tidak akan kuat menghadapi problemnya. Lewati sebuah proses belajar, merasakan salah dan sakit. Nantinya akan ketemu sendiri jalannya.

4. Sesuatu yang terbatas bisa menghasilkan kreativitas yang luar biasa. Misalnya, saat masih berjuang dulu, Anne tidak punya banyak modal untuk usaha penyewaan kostum panggungnya. Beliau mencari akal misalnya dengan menempelkan kaca ke sepatu-sepatu yang sudah mulai kusam. Dengan trik tersebut, sepatu blink-blink-nya menjadi primadona penyewa untuk di panggung.

5. Bahagia itu dari pikiran, bukan dari kekayaan. Pikiran itu seperti medan perang, menangkan!

6. Di mana kamu jatuh, di situlah kalian berdiri.

7. Kalau membuat produk yang mengikuti trend, jangan membuat stok terlalu banyak. Tapi perbanyaklah stok untuk produk yang sudah jelas pasarnya.

8. Bisnis di hari tua? Boleh tapi jangan yang membuat stress. Lakukan hanya untuk mengisi waktu, jangan untuk mencari untung (jadi mulai berbisnis sejak muda aja deh!)

Setelah membaca sepanjang ini, gimana perasaanmu? Bahagia? Semoga aja ya…

Mau berkirim pesan terhadap beliau? Bisa kirim ke email Bunda Anne Avantie : anneavantie@yahoo.com

-emak gurita yang masih berstatus mahasiswa-

8 Responses to Fakta Unik Anne Avantie

  1. Rosi Meilani - Reply

    22/06/2015 at 17:47

    TFS, teh Eka.
    Sukses selalu.

    • bu Mar - Reply

      22/06/2015 at 19:24

      Terima kasih sudah berbagi. Pengalaman yang membuahkan pelajaran berharga.
      Luar biasa !!

      • admin - Reply

        22/06/2015 at 23:39

        Sama-sama Bu Mar. Seru ya baca pengalaman orang 🙂

    • admin - Reply

      22/06/2015 at 23:38

      iya mbak Rosi Meilani. Terima kasih juga sering berbagi 🙂

  2. Belajar Bisnis Online - Reply

    22/06/2015 at 18:04

    Sangat inspiratif, terimakasih untuk sharenya

    http://www.CiptaDayaKreasi.com

    • admin - Reply

      22/06/2015 at 23:39

      Sawangsulna Kang Dedi Mulyadi 🙂

    • Lanette - Reply

      12/05/2016 at 16:48

      A really good answer, full of raltynatiio!

  3. Deena - Reply

    12/05/2016 at 17:07

    Essays like this are so important to brnenadiog people’s horizons.

Leave a Comment