KIAT BANGUN BISNIS OFFLINE ALA KUWAT SUBARJA 

(pengusaha makanan dengan 28 gerai yang tersebar dengan merk yang berbeda-beda)

kuwat subarja

Kuwat Subarja, pemilik puluhan gerai makanan siap saji

Memulai bisnis

Bisnis offline dan bisnis online sama-sama menarik untuk dipelajari dan dijalani. Banyak pebisnis offline yang akhirnya terjun ke bisnis online dan begitu pula sebaliknya.

Bapak Kuwat Subarja memulai bisnis pada tahun 1995 dengan menjual kaos Billabong dan kaos Mickey Mouse. Pada saat itu, modal kaos tersebut Rp.7.500 dan dijual oleh beliau Rp. 15.000,-. Ternyata dagangan itu laku keras dengan cara dititip-titipkan di toko dan kios pakaian yang ada di berbagai tempat, seperti di King’s Shopping Centre, dll. Lama-kelamaan disadari bahwa dirinya hanya puas secara emosional seakan produknya laku, tapi uang di tangan tidak ada. Setelah dicek ke toko dan kios yang dititipi, kaos tersebut banyak yang tidak terjual.

Akhirnya Pak Kuwat pun berpikir ulang dan cari akal supaya kaos tersebut benar-benar terjual. Dipilihlah cara dengan menjual di kawasan Punclut setiap hari Minggu. Untuk menarik perhatian, dibikin sebuah tulisan “Jual Kaos Rp.15.000”.

 

Memulai berbisnis makanan

Dari niat bersilaturahmi dengan teman, tanpa diduga kemudian Pak Kuwat menjadi pebisnis makanan. Adalah seorang Nur Afandi yang konon disebut-sebut profesinya “cuma jualan ayam”, didatangi oleh Pak Kuwat ke Purwakarta sambil membawa kaos. Pak Kuwat berharap temannya mau membeli kaos yang ditawarkan. Saat bertemu diceritakan bahwa Pak Nur mulai berbisnis ayam goreng tepung sejak tahun 1994 dengan memakai sepeda.

Setelah mendapat inspirasi dari temannya, Pak Kuwat memulai juga bisnis ayam gorengnya pada saat negeri ini mulai dilanda krismon, yaitu tahun 1997. Bisnis pertama ayam goreng tepung ini dibuka dengan konsep kakilima di tengah kota Bandung. Walau hanya kakilima, pada saat pembukaan ada 3 rangkaian bunga besar yang memeriahkan outlet. Bunga pertama dari sahabatnya yang mengajarkan bisnis ayam, dan dua rangkaian lagi sengaja dibeli Pak Kuwat untuk menambah semarak.

Cerita unik lainnya, pembelian makanan pertama di gerai tersebut terjadi pada pukul 11 siang dan pembelinya masih sangat diingat oleh Pak Kuwat. Pembeli tersebut adalah Pak Kuwat sendiri dan istrinya. Walau suami-istri, mereka sengaja duduk di meja yang berbeda supaya dimata konsumen yang lewat seakan-akan sudah banyak yang beli. Ada saja ya akalnya Pak Kuwat hehe..

Walau gerai pertama saat ini sudah tutup, bisnis makanan miliknya terus berkembang hingga kini meluncurkan berbagai merk. Mulai dari Ichi Bento, Mayasi, Dapur Bebek, dll. Total outlet yang dimiliki hingga saat ini berjumlah 28 gerai baik di dalam maupun di luar kota Bandung. Semua gerai tersebut adalah gerai milik sendiri dan tidak ada yang dikelola dengan system francise.

Dengan pengalaman bisnis yang terasah selama bertahun-tahun, Pak Kuwat menuangkan berbagai trik penting dalam BISNIS OFFLINE, di antaranya adalah:

  1. Tidak harus pengalaman (pengalaman bisa diperoleh dengan mencoba)
  2. Ada produk atau jasa yang kita miliki (berbeda dengan bisnis online yang bisa memasarkan produk tanpa menyediakan di tempat kita)
  3. Harus ada brand dan kemasan (penting sebagai pengingat, jadi harus punya karakter walaupun hanya berjualan baso di gerobak)
  4. Kualitas pelayanan
  5. Cintai transaksinya, bukan bisnisnya (Contoh, bisnis kaos. Walau tidak suka pakai kaos, sukailah transaksi dalam bisnis tersebut. Contoh lain adalah pemilik pabrik rokok mungkin tidak pernah merokok)

Pak Kuwat juga memberikan berbagai tips mengembangkan bisnis mulai dari awal. Tips tersebut adalah:

  1. Usahakan agar transaksi bisnis tersebut tunai. Untuk itu, hindari bisnis awal adalah menjadi supplier karena supplier biasanya memodali orang lain dan tidak dibayar tunai.
  2. Jangan bergantung ke figur individu, bahkan ke ownernya sekalipun. Menjadi bos jangan hanya menunggui bisnis, tapi tugas bos adalah hadir ke berbagai acara untuk menjalin relasi. Perhatikan bahwa semua bisnis besar tidak ada yang bergantung pada 1 orang saja,
  3. Delegasikan semua urusan manajemen. Secara bercanda tapi serius, Pak Kuwat berpesan bahwa hanya BAB (buang air besar) yang tidak bisa diwakilkan oleh seseorang hehehe… Jadi di luar semua itu, harusnya semua urusan bisa diwakilkan/ didelegasikan. Jadi bisnis berjalan, owner jalan-jalan. Kalau bisnis sudah berjalan, tinggal menduplikasi bisnis tersebut. Kalau tidak bisa mendelegasikan urusan, saat ownernya meninggal dunis, bisnis bisa tutup.
  4. Berbisnis jangan hanya 1 tempat atau 1 macam saja. Bukalah cabang atau bisnis lainnya. Biasanya, gerai pertama bukanlah yang terbaik. Kalau kita tidak membuka gerai selanjutnya jadi tidak ada perbandingan. Contohnya; gerai pertama Ichi Bento buka pada tanggal 13 Mei 2000 dan tempatnya di atas sungai kecil dan saat ini sudah tutup. Gerai-gerai berikutnya lebih bagus dan bertahan disbanding gerai pertama tersebut.
  5. Memperkokoh brand, misalnya dengan membuka cabang.
  6. Membuka jenjang karir karyawan. Kalau bisnis tidak berkembang atau tidak membuka cabang, akan sulit mencari karyawan.
  7. Menilai prestasi karyawan akan lebih mudah kalau karyawan lebih banyak
  8. Menaikkan kelas bisnis
  9. Membuka francise
  10. Membuat konsep industry (menyediakan banyak stok dan membuka keran usaha supaya terus mengalir banyak)

Motto yang selalu dipakai Pak Kuwat adalah ACTION dulu, nanti segala sesuatu akan diatur dalam proses yang sesingkat-singkatnya.

 

Tentunya setiap orang punya cara yang berbeda. Apapun caranya, yang penting ACTION!!

6 Responses to Kiat Bangun Bisnis Offline ala Kuwat Subarja (Pemilik Usaha Ichi Bento, Mayasi, dll)

  1. Kang Ayat - Reply

    28/08/2015 at 09:31

    PERTAMAX…

    Pa Kuwat memang SANGAT MENGINSPIRASI jadi pengen juga punya cabang hingga 28 tersebar diberbagai daerah

    • admin - Reply

      14/06/2016 at 09:52

      Keren ya

  2. Konsultan Restoran Agustina - Reply

    28/08/2015 at 09:38

    Bravo pak kuwat, so inspiring
    Konsultan Restoran, http://www.restoqlinique.com

    • admin - Reply

      14/06/2016 at 09:52

      Mantap

  3. bang hamdi - Reply

    05/04/2016 at 21:15

    luar biasa pak kuwat, tempo hari sempat meeting di resto bliau, nyaman dan ada tempat sholatnya. http://www.hijabbandung.com

    • admin - Reply

      14/06/2016 at 09:53

      Alhamdulillah

Leave a Comment