London adalah kota dunia. Berbagai bangsa tinggal di sana. Turis dari segala penjuru dunia singgah di sana. Tumplek !

Dengan tingkat kesibukan yang tinggi, lalu lintas di sana gimana dong? Kacau? Macet? Hihihi…itu hal yang bikin saya terpana waktu tiba di sana.

Transportasi di London

Transportasi di London

Kesan pertama saya, jalanan di London kok syepi ya? Jalannya kecil-kecil, lebih sempit daripada jalan by-pass di Bandung,¬†apalagi dibandingkan jl. Gatot Subroto di Jakarta. Jauh…kalo dari lebar jalan sih London kalah dong. Macet? Hampir gak pernah liat macet separah di Jakarta & Bandung. Ada sih macet, tapi paling seperti mobil yang berjalan agak pelan dan padat aja.

Macet seperti itu sering terjadi misalnya di Picadilly Circus. Tempat tersebut bukan tempat pertunjukan sirkus lho, tapi suatu kawasan di tengah kota London tempat banyak turis berkumpul untuk melihat kehidupan sore ke malam yang penuh atraksi hiburan. Hiburannya seperti pengamen, teater, dll.

Saya sempet penasaran, kok jalanan kecil dan tingkat ekonomi lebih maju, di kota gak macet? Ada 2 jawaban yang akhirnya saya temukan. Jawaban pertama, hampir semua memanfaatkan jasa angkutan publik dan jalan kaki. Jawaban kedua, ada charge khusus yang sangat besar kalau mobil pribadi masuk ke kota, khususnya pada hari kerja. Kalo dikurs dalam rupiah, sekali terdeteksi masuk kota, mobil pribadi kena charge sekitar Rp. 200 ribu!

Canggih deh, tiap mobil yang terdeteksi oleh sensor masuk ke Zona 1, tagihannya langsung terkirim ke kartu kredit pemilik mobil. Biaya itu harus dibayar maksimal jam tertentu di hari yang sama. Kalau lalai? Ada denda yang jumlahnya wow banget deh. Semakin telat, akan semakin wow jumlah dendanya.

Jadi, lebih asik naik transportasi umum deh. Ada sebuah kartu sakti yang namanya Oyster. Dengan kartu yang saldonya bisa diisi ulang tersebut, kita bisa membeli paket transportasi umum. Ingin ke mana-mana pakai bis saja? Bisa dan paling murah. Ingin bebas pakai angkutan apapun, bisa juga dengan paket yang lebih banyak pilihan, termasuk pilihan zona di kota. Yang termurah kira-kira sekitar Rp. 400ribuan seminggu. Paket itu hanya untuk bis kota saja di zona 1 & 2. Nah, silakan dipilih, mau pakai apa keliling London?

 

 

Leave a Comment